Kamis, 29 November 2012

Mine


“Hai bro,..” Seorang cowok menyapa temannya
“Sialan lo,  Gue cewek, bego!” Rara mendelikkan matanya
“Eits, nyantai, nama lo aja yang cewek!, tapi.. “ mata cowok itu melihat penampilan rara dari bawah keatas” nggak nyadar lo? Gaya lo kayak cowok gitu!”
“Awas lo ry! Woi jangan lari!” kata rara sambil berlari mengejar cowok tadi
“katanya lo cewek! Jelas nggak mungkin lo bisa nyusul gue! Jadi cowok dulu sana, baru lo bisa ngejar gue!” kata harry sambil tetap berlari
“harry!!!!! Dasar lo ya!” teriak rara ketika harry udah jauh didepan
Brukk ,..... harry menabrak seseorang “ sory sory  gue lagi buru-buru nih “ tanpa berniat membantu korbannya harry berlari lagi (nggak nyadar ya kalau yang ditubruk itu cewek cantik?kulit putih, tinggi, muka-muka pinter lagi!)
“ hei ry, gila lo ya! Nabrak orang nggak dibantui!” rara berhenti buat ngebantu korbannya harry membereskan buku-bukunya “maafin temen gue ya? Dia rada gila !”
“nggak apa-apa, lagian dia kayaknya lagi buru-buru gitu” kata sicewek yang ditbrak harry
“kayaknya  gue belum pernah ngeliat lo deh! Lo nak baru ya?
“iya, namaku Yoona” katanya sambil menyodorkan tanggannya
“gue Rara” kata rara sambil menyambut tanggan yoona “lo kelas mana?”
“kelas 11E” kata yoona sambil berjalan
“sama dong sama gue! Orang yang nabrak lo tadi juga kelas 11E” kata rara mengikuti langkah yoona
In the class
“ketemu lo ya!” rara menarik rambut harry yang keriting
“dasar cewek! Hobinya narik-narik rambut orang! Sakit tau!!” harry marah-marah karena rambut kesayangannya ditarik-tarik rara
“awas aja kalau lo nyebut-nyebut kalau gue cowok, gue lurusin rambut lo!” rarapun berhenti menariki rambut harry “sana minta maaf ke yoona!”
“yoona siapa?” harry bingung
“cewek yang tadi lo tabrak!” rara menarik baju harry agar cepet minta maaf ke yoona “tu anaknya yang duduk di depan”
“woow cewek cakep itu?” tannya harry
“iyalah terus siapa?” kata rara kesal
Setelah harry pergi nial menghampiri rara
“jahat lo ra, ada cewek cantik nggak lo kenalin ke gue, tapi malah lo kasiin ke si haryy” kata nial dideket kuping rara
“NIALLL! Kuping gue bisa budeg tau!”rara mengusap- ngusap kupingnya
Nial pun pindah tempat disebelah rara “habis lo jahat banget, gue masih jomblo nih!”
“terus gue bilang Woow gitu?” rarapun manyun
“kalau lo nggak mau ngenalin gue ke dia gue sumpahin lo dapet cowok yang jengotan!” niall mengecak-acak rambut rara
“gue nggak peduliiiii!” rara kesal
Seorang guru yang baru masuk kaget karena mendengar teriakan rara dan membentak rara
“kirana!! ini kelas bukan pasar!!” guru itu membentak rara dan melihat kesekeliling “Cepat kembali ke tempat duduk kalian masing-masing, kita kedatangan murid baru...”
........ in canteen
“Ra, harry anaknya lucu ya?”kata yoona
“hah lucu? Anak macam gitu  sih bukan lucu tapi rese’”rara masih marah dengan kejadian tadi
“hahaha kenapa sih marah sama hary?” tannya yoona setelah mereka nemuin tempat kosong
“iyaiyalah gue marah, guekan cewek masa’ dibilang cowok?”
“udah-udah ra, sabar.Sebenarnya disekolahku yang lama aku nggak punnya temen cewek lo, temenku cowok semua” kata yoona nggak bermaksud menyindir rara
“jadi lo juga pikir gue cowok? Gue cewek yoona!!” kata rara tersinggung
“bukan gitu maksudku ra,.tapi,...”
Tiba-tiba ada segerombolan cewek datang mendekat
“hallo prince,..!” kata seorang cewek “nanti kita pasti nonton latian lo” kemudian cewek-cewek itu pergi neninggalkan kantin
“ehm, mereka tadi manggil kamu prince? Aku nggak salah denger kan?” kata yoona bingung
“yon, aku capek tiap hari aku selalu dipanggil prince-lah,cowok-lah aku cewek beneran lo!!!” kata rara dengan muka melas
“iya tapi kamu kenapa dipanggil prince?” kata yoona masih penasaran
“gue jago karate, dan gue nggak suka ada cowok yang suka ngeganggu cewek, jadi tiap cowok yang ngeganggu cewek pasti gue hajar, jadi mereka ngerasa berterima kasih gitu!” kata rara #Alay
“itukan perbuatan baik,  jadi panggilan prince itu pujuan” kata yoona menyemangati
“udah-ah nggak usah dibahas oh ya nanti sore lo wajib liat latian basket gue!” kata rara mengalihkan pembicaraan
“hei ra!aku punnya ide, sebelum kamu berangkat latian kamu harus jemput aku, nanti aku sms alamatnya ok?” kata yoona bersemangat “udah ya ra, nanti ketemu dikelas, aku mau nyusul hary nih di ruang musik, aku udah janji” yoonapun meninggalkan rara dalam beribu-ribu pertannyaan
“woi ra! Siapa tuh cewek? Temen lo?” kata seorang kakak kelas, yang juga senior tim basket rara
“iya kak, nanti jam berapa kak?” tanya rara
“jam 3, oh ya nanti juga ada latian nak ekskul musik, ada si liam lho”
“apaan sih kak” kata rara malu-malu, keluar deh sifat ceweknya
“hahahaha nanti kenalin ya sama cewek tadi”
“kak zayn!!!! Nanti kubilangi harry lho, harry kan kayaknya suka yoona, jadi kakak nggak pnnya kesempatan!!” kata rara sambil memeletkan lidahnya
“dasar!!” kak zaynpun  mengacak acak rambut adik kelas yang paling diasukai “rara-rara, lo tuh cewek paling cantik!” kata kak zayn didalam hati
In yoona’s house
“dasar yoona! Lo nggak nyadar ngasih alamat palsu?” kata rara sebel
sory sory perasaanku nomer rumahku 56 bukan 50 ra, aku lupa!”kata yoona menyesal
“rumah sendiri nggak hafal, gimana sih lo?” rara masih nggak terima. Tadi dia salah masuk rumah, untung rara nggak langsumg masuk rumah itu, kalau iya bisa malu seumur hidup dia!
“udah ah nggak usah dibahas.Aku udah mikirin apa yang harus kamu lakukan, aku diberitahu harry kalau kamu lagi suka sama kakak kelas kita yang namanya liam, aku juga tau kalau nanti siliam bakalan latian juga, so, kamu harus dan wajib dandan jadi cewek biar kamu bisa deket si liam” yoona sangat bersemangat menceritakan rencananya, bahkan dia nggak sadar perubahan ekspresi rara
“STOP yoon, lo diberitau harry kalau gue naksir kak liam? AWAS LO HARRY gue lurusin rambut lo!!!! Yon gue nggak mau kelakuin rencana gila lo!” teriak rara
“ra, jangan teriak-teriak nanti tetanggaku bisa ngeguyar kita pakai air, pelanin sedikit suaramu. Tapi benerkan kata harry kalau lo suka sama,..”
“stop yoon gue nggak mau bahas” rarapun menurunkan nada suaranya
“tapi ra gue denger kak liam lagi dideketin sama fefe , kamu harus ngedeketin kak liam dulu supaya nggak kalah sama fefe “ yoona masih ngotot agar rara mau nuruti rencananya
“sekali nggak tetep nggak” rara masih tetap pendirian
“rara please,... aku udah susah-susah mikirin ini” muka yoonapun semakin memelas
“yoona jangan paksa gue!” muka rarapun ikut-ikut memelas”Gue nggak pantes makek gitu-gituan”
“kamu belum nyoba ra,...” Innoncement muka yoonapun muncul
“yoona muka lo sok imut!!” kata rara sambil memalingkan muka”oke gue mau! Tapikali ini aja oke?”
“oke”yoonapun menunjukan senyum sumringahnya
“eits,..jangan seneng dulu, lo wajib nraktir gue nanti!wajib!”
“bisa diatur!”yoonapun sibuk mencari pralatan make upnya. Mulailah aksi yoona, rambut rara yang panjangnya sebahu yang awalnya digerai sekarang dikepang satu
“yoona!! gue keliatan kayak anak SD!” kata rara berusaha melepaskan ikatan yoona
“udah! Kamu diem aja!” Yoonapun melanjutkan. Muka rara diberi bedak tipis, bibir rara diberi lipgloss lemon “oke sekarang cukup kayak gini aja! Kapan-kapan gue lanjutkan”
“gue udah bilang yon ini pertama dan terakhir!” rara nggak berhenti protes
“kamu tadi nggak bilang begitu!” kata yoona sambil menyeret rara kedepan kaca
“Wow ini gue?” kata rara takjub, wajahnya beda bangeetttt
“gue bilang apa?” kata yoona bangga
“Yoona!!!!!masa’ gue latihan basket kayak gini?” muka rarapun agak memerah
“pantes kok” yoona pun mengambil tasnya dan tas rara “yuk kesekolah, jam tiga kan?” yoonapun menarik rara keluar. Hahahahaha, wajah rara merah baget
at 15.00 pm
            “hai Zayn, Rara” sapa liam “wow rara? You look different”puji Liam
            “makasih kak” jawab rara malu-malu
            “udah dulu ya, gue mau keruang musik” kata liam sambil berlalu
            “berhasil lo ra” kata zayn salut
            “apaan sih kak!, ayo cepet kita udah ditungguin tuh!” rarapun menarik lengan zayn. Zaynpun hannya bisa tersenyum
Latihanpun dimulai. Awalnya Para cewek-cewek pengemar rara bingung ngeliat dandanan idola mereka, tapi mereka cuek dan tetap meneriaki rara agar semangat, tapi rara malah blank, panggilan itu malah membuatnya risih. Yoona nggak keliatan dimana-mana, mungkin dia lagi nonton latihannya siHarry “ hampir gue lupa! Gue harus lurusin rambut siHarri! Awas lho harry” pikir rara dalam hati
Pukul 17.00 acara latihanpun selesai.Satu persatu anggota tim basket cowok dan cewekpun pergi meninggalkan sekolah.Rara dan Zayn menuju ruang musik. Para cewek-cewek tadipun telah pergi berssama gebetan mereka masing-masing
“HARRY!tunggu lo!” teriak rara ketia harry akan kabur begitu melihatnya
Rarapun memulai kebiasaannya ketika sedang kesal dengan harry”menariki rambut kriting harry”
“ADUH ra! Sakit!” teriak harry “ampun ra!!”
“rara lepasin rambut harry, kasihan tuh”kata yoona ikut membela harry. Zayn pun hannya tertawa melihat mereka
“jangan ikut campur yoon! tiada kata ampun buat dia!” rara malah semakin semangat menarik rambut harry
“Eh.... rara lo lagi gapain?” tannya liam ketika dia baru keluar dari ruang musik, dia bingung melihat pemandangan yang nggak lazim
“eh kak liam, rara nggak lagi ngapa-ngapain kok!” otomatis tangan rara melepaskan rambut harry
“sakit ra!” kata harry sambil mengelus-ngelus rambutnya
“jahat banget sih rara, tuh lihat harry sampai kesakitan gitu” kata yoona. Rarapun hannya meringgis
“hahahahahhaahhaha”liampun tertawa, rarapun semakin salah tingkah
“eh ra, lo jadi.... “kata-kata zayn terputus karena tiba-tiba liam menyela
“ra lo mau pulang breng gue?”ajak liam
“eh, rara mau kok! Ra gue bareng harry aja, kak zayn juga masih ada urusan kn?”kata yoona sambil menarik dua lelaki tersebut. Wajah Zayn kelihatan kecewa.
“nggak ngerepotin kan kak?” tannya rara. Liampun hanya tersenyum
In Rara’s house yang berada disebelah selatan kota Bandung
“maaf kak ngerepotin” kata rara setelah keluar dari mobil liam
“siapa bilang ngerepotin ra?” kata liam sambil tetap tersenyum
“kalau begitu hati-hati dijalan kak!, aku kedalam dulu ya...” kata rara sambil berbalik badan
“eh tunggu ra!” kata liam memanggil rara
“iya kak?” rarapun menoleh kembali
“hari minggu ada acara?” tannya liam
Rara sedikit kaget, tapi dia pun tersenyum “nggak, emang kenapa kak?”
“gue jemput lo ya jam 9 pagi oke?”
Rara hannya bisa mengangung
thanks ra....gue pergi ya...” kata liam sambil menyalakan mesin mobilnya. Rara berjalan kerumah dengan senyum mengembang dibibirnya. Tanpa sadar ada seseorang yang dari tadi mengawasinya......(Who is he?). Kemudian seseorang itu pergi dengan langkah kecewa.
Setelah sampai dikamarnya rara langsung meraih hpnya dan mencari kontak yoona, dia ingin menelepon yoona.Setelah mendengar suara yoona rara mengucapkan: “thanks yon lo baik banget!! Love ya!” rarapun lansung menutup telepon dan meringkup dibalik bantalnya FUN DAY  teriaknya didalam hati. Disebrang sana yoona menerima telepon dari rara kebingunggan, tapi dia segera tau kalau rencananya berhasil, tapi bukan itu yang terpenting. Hari ini dia juga punya special moment dengan harry. Yoona juga berteriak didalam hatinya FUN DAY. Hannya 2 orang yang nggak merasa hari ini fun Zayn dan Nial....
Pagi ini matahari mersinar redup, tidak terlalu cerah memang, tapi hati rara berbeda.
“Pagi yoona, harry, Eh Yon makasih ya buat kemarin” Sapa rara ketika sampai dikelasnya “eh? Lho? Kapan kalian jadian?” rara melirik gelang bertuliskan “I LOVE YOU” dilengan Yona dan Harry
“apa-an sih ra!”kata yoona malu
“Cie,.. cie”kata rara menggoda
“hush sana pergi ngeganggu aja!” usir harry
“kalau gue pergi yoona harus ikut sama gue!” kataku sambil menarik tangan yoona
“eh mau kemana ra?” tanya yoona bingung
“Woi mau lo bawa kemana yoona?”terik harry syok
“udah lo ikut gue aja!”rara tetap berlari tanpa memperdulikan hary
“rara-rara, kalau mau nraktir bilang dong!”yoonapun duduk dikursi kantin setelah rara berhenti menyeretnya
“gue mau nagih utang lo yon!traktir gue!”rara menagih janji yoona yang akan menraktirnya
“tapi kan gue,..” kata yoona protes
“tapi karena lo gue berhasil mau ngedate sama kak liam, jadi janji lo gue anggap lunas!” kata rara tersenyun penuh arti
“Wow! Beneran ra? Kapan?” muka yoona menjadi secerah bunga matahri
“hari minggu jam 9 kak liam mau jemput gue” rara memelankan sueranya supaya tidak ada yang mendengarnya
“oke-oke jam 6 gue ke rumah mu oke?” kata yoona” udah dulu ra gue mau balik ke tempat harry ya?” yoona berlari kecil meninggalkan rara
Hari minggu yang ditunggu rarapun tiba....
“makasih ya yoon lo mau bantuin gue dandan!” kata rara berterimakasih ke yoona. Rambutnya yang lurus ditata sedemikian rupa menjadi trendy, tapi tetep sederhana. Rara sekarang memakai baju berwarna orange, dan celana jeans panjang berwarna hitam. Seperti dulu, dia juga memakai lipgloss lemon
“Good luck ya ra!” kemudian mereka mendengar suara mobil liam
Hari ini bener-bener WOWW bagi rara, hari ini mereka pergi ke mall, main sampai puas di Trans Studio Bandung, dan tanpa disangka liam sudah menyiapkan Candle Light Dinner yang bener-bener romantis, disebuah taman ada banyak lilin yang membentuk hati, ditengah-tengahnya ada meja yang dikhususkan untuk 2 orang, diatasnya sudah terdapat makanan dan minuman.Tiba-tiba dibalik punggung liam ada sebuah bungga mawar biru(Wow nggak biasa, tapi istimewa). Liam mengatakan mawar biru mempresentasikan perasaan yang sulit diartikan, kemudian dia memegang kedua tangan rara dan berkata
“Perasaan Cintaku terlalu besar buat lo ra, sampai-sampai gue nggak bisa mengartikannya, apakah kamu mau nerima gue ra?” Muka kak liam yang memang cekep, bertambah cakep dimata rara sekarang sampai sampai nggak kerasa kalau dia udah menganggukkan kepala. Moment. Liampun Memeluk Rara, mereka nggak memikirkan makanan lezat yang berada di meja itu lagi.tapi...apakah tidak terlalu cepat?
Nggak terasa Seminggu rara telah jadian dengan liam, tapi kenapa rasanya nggak terlalu WOW? Kenapa saat dia udah jadian dengan Liam semua sahabatnya meninggalkannya. Harry dan yoona pasangan itu sebelumnya mendukung gue seratus persen! Tapi kenapa akhir-akhir ini mereka malah memfitnah Liam kalau liam hannya mempermainkan gue? Apa-apa an sih mereka?.Nial juga, kenapa dia nggak mau bicara sama gue saat dia tau kalau gue udah jadian sama kak Liam?.Kak Zayn bahkan nggak mau nemenin gue belajar lagi.Tapi untung tetangga baik gue masih mau nerima curhat gue, Louis selau manasehati gue kalau mereka bersifat kayak gitu pasti beralasan, atau mereka lagi dapat masalah, bisa sajakan?.Tapi Louis tetap aja membela mereka, yang temenya sebenarnya siapa se?.
Pagi ini cerah banget sampai-sampai bila kamu memandang kelangit matamu akan sakit bgt#alay. Rara berrjalan menuju kelasnya. Sesampainya dikelas dia langsung diseret harry dan yoona ke kantin
“apaan sih kalian berdua?”protes rara saat sampai dikantin
“ra, gue pengen bilang sama lo!” kata hary sok serius”gue sama yoona mau ngeluarin uneg-uneg kita tentang lo yang sekarang!”Diikuti anggukan yoona
“ya kalau ngomong, ngomong aja”kata rara
“Ra, lo berubah! Lo bukan rara yang tomboy dan  yang selalu semangat, lo bukan rara yang selalu ngehajar cowok yang kurang ajar sama cewek, lo bukan rara yang suka banget makan 5 mangkuk bakso dalam sekejap, lo bukan rara yang suka ngejar-ngejar gue kalau lo lagi marah sama gue, lo bukan rara yang kayak dulu ra!!”ternyata harry bisa cerewet juga ya...
“maksud lo apa ry” kata rara nggak terima
“Stop ra, jangan protes dulu kita belum selesai ngomong” sekarang ganti yoona yang bicara”ra...please, kenapa sih kamu berubah setelah kamu pacaran sama liam, kamu udah nggak ikut basket lagi kan?, kak zayn sampai marah gara-gara kamu nggak mau ikutan lomba.Ra apa kamu nggak mikir kalau liam udah merubah kamu?Liam udah merubahmu ra!!sadar ra!
“eh, bukan urusan kalian kali!stop jelek-jelekin kak liam, kak liam nggak seburuk itu!”rara masih mencoba protes”hey ry, lagian yang nyuruh gue dandan kayak cewekkan cewekmu”
“iya ra, emang aku awalnya nyuruh kamu buat dandan cewek buat deket sama liam, tapi aku nggak nyuruh kamu buat maksa diri kamu dandan setelah jadian sama liam, seharusnya liam nerima kamu apaadanya”tiba-tiba air mata yoona jatuh, pipinya yang putih pun basah. Dia sadar kalau dulu, dia nggak maksa rara dandan, rara nggak akan pacaran sama liam dan rara nggak mungkin berubah jadi orang lain kayak gini”sory ra, aku udah maksa kamu ....”
Kemudian harry berdiri”kalau begitu coba aja jadi rara yang kayak dulu, rara yang tomboy!, apa liam mau nerima apaadanya lo yang tomboy? Kalau nggak berarati liam nggak bener-bener suka sama kamu”
Rara ikutann berdiri”eh, emang lo mau nerima yoona, kalau yoona itu jadi tomboy, bodoh dan item?”
“Gue bakalan nerima yoona apaadanya, gue bukan orang yang memaksa kehendak gue kecewek gue, gue nggak pernah maksa cewek gue buat jadi apa yang gue pengen, gue Cuma mau cewek gue jadi dirinya sendiri” setelah puas ngomong harry menarik tangan yoona dan pergi. Setelah kepergian mereka wajah rara tertunduk lesu, dia udah kehilangan 2 sahabatnya...
Hari minggu, sebelun liam menjemputnya rara mampir ke rumah Louis, dia menceritakan masalahnya dengan yoona dan harry kemarin.
“Lo coba aja saran dari harry, terus buktiin kalau perkataan harry bener, lo harus minta maaf sama mereka, tapi kalau salah ya lo juga harus bilang kemereka kalau mereka salah. Terus gimana kabar Nial sama zayn?”ucap  louis yg selalu memberi komentar yang bijak
“Nol besar, nggak ada kemjuan, mereka nggak pernah mau ngomong lagi sama gue”ucap rara
Setelah pulang dari rumah louis rara merubah dandanan feminimnya menjadi dandanan ala dia dulu. Awalnya reaksi Liam biasa-biasa aja, tapi lama kelamaan liam nggak cerewet kayak biasanya.Saat di KFC aja Liam nggak ngomong sepatah katapun, bahkan dia tidak memesan apa-apa
“Kak liam nggak makan?”tannya rara perhatian
“ra, kenapa sih elo berubah kayak ginni? Bukannya gue udah bilang kalau gue nggak suka cewek yang tomboy?” tanya liam
Serasa ada kilat yang menyambar hatinya.Rara bicara dengan gemetar”maksud kak liam?”
“Gue jadian sama lo Cuma buat bisa ngedapetin fefe, kalau lo kayak gini mana bisa gue bikin fefe cemburu?” kamudian liam pergi, tapi dia menoleh kembali”kita putus” setelah liam pergi air mata rara pun jatuh, dia terisak, kemudian dia lari keluar dari KFC.Dia berlari dan berlari ngak peduli dengan orang-orang yang bingung melihatnya. Tiba-tiba dia menabrak seseorang, tanpa minta maaf rara pegi meninggalkan orang itu, tapi nggak kerasa orang yang ditabraknya itu justru menarik tangannya dan memeluknya, ternya orang itu zayn, rara nggak berusaha melepaskan pelukannya zayn karena dalam pelukan zayn dia merasa terlindungi.Kemudian kak Zayn menuntun rara kedalam mobilnya
“ra lo nggak apa-apa?”tannya zayn setelah mereka masuk mobil
Kemudian rara menceritakan segala uneg-unegnya tentang liam, tentang persahabatannya yang hancur karena liam, dan menyumpah-yumpahi Liam.Rarapun sadar perubahan mimik zayn”kenapa kak?”tannya rara
“untunglah kamu nggak nagis lagi!”kata zayn sambil tersenyum memaksa, kemudian menelan ludah”Ra, sebenarnya liam udah bohong sama lo, sebenarnya dari dulu dia sudah suka sama lo tapi dia nggak punnya kesempatan buat ngedeketin lo. Ra, lo inget hari minggu ketika liam nembak lo? Malem itu gue sms liam supaya dia nggak ngedeketin lo lagi, tapi dia bilang dia udah jadian sama lo, dia merasa bersalah banget waktu Sahabatnya kehilangan orang yang dicintainya” Zayn berhenti bicara dan menatap rara sebentar, muka rara sangat merah waktu dia mendengar kalau zayn suka sama dia”Liam berusaha putus sama lo tapi dia nggak tega sama lo! Dia ngeubah diri lo jadi lain supaya sahabat-sahabat lo nyuruh lo putus sama dia, tapi ternyata usahanya nggak berhasil, akhirnya dia mutusin lo tadi kan?”
“kak...”rara nggak bisa menggatakan sesuatu”kak....rara nggak bisa nerima kak zayn..maaf kak”
“nggak usah dipikir lagi ra, gue sebenarnya udah ikhlas lo sama Liam, tau tuh si Liamnya kok malak nggk terima kalau gue nggak sama lo, lagian alasan liam putus sama lo nggak masuk akal banget, Liam nggak pernah suka sama fefe!, dan sebenarnya yang bikin dia suka sama kamu itu malah sifatmu yang tomboy itu” ucap kak zayn. Rara hannya tersenyun mendengarnya
Malemnya dirumah, rara masih kepikirann sama ucapannya kak zayn tadi. Tiba tiba ada suara gitar dari luar
Your hand fits in mine 
Like it's made just for me 
But bear this in mind 
It was meant to be 
And I'm joining up the dots 
With the freckles on your cheeks 
And it all makes sense to me 

I know you've never loved 
The crinkles by your eyes when you smile 
You've never loved 
Your stomach or your thighs 
The dimples in your back at the bottom of your spine 
But I'll love them endlessly 
            “gue kenal suara itu!” kata rara buat dirinya sendiri, setelah sampai diluar dia melihat teman-temannya. Harry, yoona, kak zayn,bahkan louis juga keluar dari rumah sebelah dan oh my god Nial main gitar!. Tapi yang paling nggak disangka-sangka sama rara, orang yang menyanyi adalah kak Liam WOW!
            “rara mafin gue sama harry ya?” kata yoona sambil memeluk rara”kak zayn  udah cerita ke kita” kemudian yoona berbisik ketelinggak rara”kecuali sama tetangga mu tentunya”
            “iya gue maafin, tanpa diceritain louis juga bisa mengira-ngira apa yang terjadi diakan pinter” lalu rara menoleh ke louis “yakan louis?” yang ditannyai Cuma mengangguk
            Kemudian rara memeluk satu persatu sahabatnya, menarik- narik rambut hary, mengayak-acak rambut nial, memukul lengan kak zayn, serta berterimakasih kepada louis. Saat rara mau memeluk liam semua diam... hening.....
            “ra, gue bodoh ya?” tannya liam “ gue uda nyia-nyiain lo!” rara hanya terdiam mendengar ucaapan kak liam “ra lo mau balikan sama gue? Lo boleh mukul gue, narik rambut gue, ngacak-ngacak rambut gue atau apalah!yang penting lo mau balikan sama gue!?”
            “terima aja ra, lagian kak zayn sama nial udah rela kok!” kata yoona
            “eh nial?”tanya rara
            “aduh ra kamu nggak peka banget ya? kamu cewek atau cowok se?” ucap yoona. Kemudian rara menatap nial penuh arti, niall hannya tersenyum merelakan
            “gue mau balikan sama kak liam asal kak liam mau nyanyi buat gue dan temen-temen?!”kata rara sambil tersenyum. Sangking bahagianya liam langsung aja memeluk rara “eh kak lagunya dulu!” protes yoona
            “ayo nial gitarnya!” kata kak liam menyuruh nial meneruskan lagu tadi
I won't let these little things slip out of my mouth 
But if I do, 
It's you, 
Oh it's you, 
They add up to 
I'm in love with you, 
And all these little things 

You can't go to bed, 
Without a cup of tea, 
And maybe that's the reason why you talk in your sleep 
And all those conversations 
Are the secrets that I keep 
Though it makes no sense to me 
[ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/o/one+direction/little+things_21048236.html ] 
I know you've never loved the sound of your voice on tape 
You never want to know how much you weigh 
You still have to squeeze into your jeans 
But you're perfect to me 

I won't let these little things slip out of my mouth 
But if it's true, 
It's you, 
It's you, 
They add up to 
I'm in love with you, 
And all these little things 

You'll never love yourself 
Half as much as I love you 
You'll never treat yourself right, darlin' 
But I want you to, 
If I let you know, I'm here for you, 
Maybe you'll love yourself, 
Like I love you 
Oh, 

And I've just let these little things slip out of my mouth, 
Because it's you, 
Oh it's you, 
It's you, 
They add up to 
And I'm in love with you, 
And all these little things, 
            Malam ini adalah malam yang terindah dihidup rara, rara baru sadar Love and friendship sangat penting dihidupnya. Malam yang dingin nggak menyurutkan tekad rara dan temen-temenya untuk tetap bernyanyi. J
I won't let these little things slip out of my mouth, 
But if it's true, 
It's you, 
It's you, 
They add up to, 
And I'm in love with you, 
And all your little things.
I love One direction and their Friendship

Made by : Ihda Rasyada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar